
Berita Terkini Indonesia, Abbottabad - Ini kisah tragis seorang gadis Pakistan yang tewas dalam kondisi mengenaskan setelah menyatukan cinta dua insan. Ambreen, namanya, baru berusia 16 tahun. Ia masih duduk di kelas sembilan.
Suatu hari, ia diseret dari rumahnya, disuntik paksa dengan obat penenang, dicekik, diikat dan dimasukkan dalam van, lalu dibakar hidup-hidup.
Segala perlakuan yang tak manusiawi itu dialami Ambreen hanya karena membantu menyatukan cinta gadis tetangga dengan kekasihnya.
Belasan orang ditangkap atas kasus pembunuhan brutal dan barbar itu. Yang mengejutkan, salah satu tersangka adalah ibu korban, demikian informasi dari Kepolisian Abbottabad di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan.
Baca Juga
Para tersangka berdalih, tega melakukan perbuatan biadab atas dasar honor killing -- 'pembunuhan atas nama kehormatan', yang diperintahkan dewan adat setempat.
"Perintah itu dikeluarkan setelah teman Ambreen, Saima, kawin lari dengan kekasihnya pada 22 April 2016," kata petugas Kepolisian Pakistan, Khurram Rasheed, seperti dikutip dari CNN, Jumat (6/5/2016).
Pembunuhan atas korban diputuskan dewan adat atau jirga yang beranggotakan 15 orang -- meski semua tetua tak sepakat dengan cara sadis itu -- setelah mereka berkumpul dan menginvestigasi peristiwa kawin lari tersebut.
Ambreen kemudian diculik, dicekik dengan tali dan diikat ke kursi belakang van -- yang kemudian dibakar. Kerangka gadis malang itu kemudian ditemukan pada 29 April 2016.
Ibu korban ikut ditangkap bersama 13 anggota jirga. Mengapa demikian?
Polisi menganggap, perempuan itu diduga tahu rencana pembunuhan atas putrinya, namun tak memberitahukannya pada aparat.
Menyusul insiden itu, polisi telah mencari dan mengamankan pasangan kawin lari yang dibantu korban. Sementara, mereka yang ditangkap akan disidangkan di pengadilan antiteroris.
Warga Pakistan mengecam keras pembunuhan tersebut, termasuk Perdana Menteri Nawaz Sharif.

"Tindakan itu sungguh barbar, tak hanya tak Islami, tapi tak berperikemanusiaan," kata dia, dalam pernyataannya.
"Para pelaku harus diseret ke pengadilan secepatnya. Penerimaan atas tindakan seperti itu di dalam masyarakat sama sekali tak bisa diterima. Para kriminal harus dihukum segera. Itu sama sekali bukan tindakan atas nama kehormatan, melainkan pembunuhan semata."
Bersumber dari Liputan6.com yang disalin di Berita Terkini Indonesia.
0 Response to "Satukan Cinta Sepasang Kekasih, Gadis Pakistan Tewas Dibakar"
Post a Comment